Kamis, 30 April 2015

Pahitnya Hidup

Ada seorang tua bijak didatangi seorang pemuda yang sedang menghadapi masalah.
Tanpa membuang waktu pemuda itu langsung menceritakan semua masalahnya.
Pak tua bijak hanya mendengar dengan seksama, lalu ia mengambil segenggam serbuk pahit dan meminta anak muda itu mengambil segelas air.
Ditaburkanlah serbuk pahit itu ke dlm gelas dan diaduk perlahan, ”Coba minum ini dan katakan bagaimana rasanya?” Ujar pak tua
“Pahit sekali.....” Jawab pemuda itu
Pak tua itu tersenyum, mengajak pemuda itu untuk berjalan ke tepi danau di belakang rumahnya.
Mereka berjalan berdampingan & akhirnya sampailah mereka berdua ke tepi danau yang tenang itu. Sesampai disana, pak tua itu kembali menaburkan serbuk pahit ke danau itu dan dengan sepotong kayu ia mengaduknya,
“Coba ambil air dari danau itu dan minumlah”
Saat si pemuda mereguk air itu, pak tua bertanya lagi, “Bagaimana rasanya...?”
“Segar....” sahut si pemuda....
" Apakah kamu merasakan pahit di dalam air itu?" Tanya pak tua itu
" Tidak...." Sahut pemuda itu.
Pak tua itu tertawa sambil berkata "Anak muda..." Dengarkan baik-baik, pahitnya kehidupan sama seperti segenggam serbuk pahit ini, tak lebih tak kurang. Jumlah dan rasa pahitnya pun sama dan memang akan tetap sama.
Tapi "INGAT.." kepahitan yang kita rasakan sangat tergantung dari wadah yang kita miliki.
*Jadi saat kita merasakan kepahitan dan kegagalan dalam hidup, hanya ada satu yang kita dapat lakukan:
“Luaskan dan perbesar kapasitas hatimu untuk menampung setiap kepahitan itu” Hati kita adalah wadah itu.
Jangan jadikan hati kita seperti gelas, tetapi buatlah hati kita seperti danau yang besar dan mampu menampung setiap kepahitan itu dan merubahnya menjadi kesegaran dan kedamaian.




3 kisah inspiratif

diambil dari blog http://katanasehatbijak.blogspot.com/

1. Jendela Kamar Rumah Sakit
Mengisahkan seorang pria buta yang mampu memberikan semangat kepada orang lain yang tengah berbaring sakit.Ia membuat sebuah cerita khayalan menarik yang dikemas begitu rupa keluar dari bibirnya sehingga mampu membahagiaan orang lain.

cerita selengkapnya bisa dibaca disini Jendela Kamar Rumah Sakit

2. Obat Penawar Derita

Masalah sering membuat kita memiliki beban berat karena kita terlalu fokus hanya memikirkan masalah tersebut, sementara banyak hal hal yang menggembirakan bisa terjadi disekitar kita tapi kita kurang memperhatikannya.
Buka mata, buka hati, dan buka fikiran.

cerita selengkapnya bisa dibaca disini Obat Penawar Derita

3. Hanya Sebuah Koin Penyok
Menemukan sebuah koin penyok yang ternyata berharga tetapi akhirnya dirampas.
Kehilangan adalah membawa kesedihan atau penyesalan, tetapi bila kita sadari  kita tak pernah memiliki apapun, kenapa harus tenggelam dalam kepedihan yang berlebihan?
Sebaliknya, sepatutnya kita BERSYUKUR atas segala karunia hidup yang telah Tuhan berikan pada kita, karena ketika datang dan pergi kita tidak membawa apa-apa.

cerita selengkapnya bisa dibaca disini Hanya Sebuah Koin Penyok